Gara Gara Ulah Oknum Polisi Bertugas di Polsek Sunggal Diduga Ganti Plat Mobil Brio, Pekerja Objek Jaminan Fidusia Kena Bogem Massa

Medan // metroinvestigasinews.com

 

Seorang pekerja dari PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOM) Finance yang bertugas menarik kendaraan objek jaminan fidusia mengalami pemukulan oleh massa di kawasan Sunggal, Medan. Insiden ini terjadi setelah upaya penarikan sebuah mobil Brio putih dengan nomor polisi BK 1901 OH yang diduga telah diganti dari plat aslinya BK 1320 ZO, Rabu (22/10/2025)

Menurut keterangan saksi, kendaraan tersebut dikendarai oleh seorang oknum anggota kepolisian dari Polsek Sunggal. Ketika pihak debt collector (DC) mengarahkan mobil ke kantor WOM Finance, warga menghentikan aksi tersebut karena oknum polisi tersebut diduga hendak melarikan diri.

Situasi memanas ketika pemakai kendaraan meneriaki DC sebagai maling. Tanpa klarifikasi lebih lanjut, massa yang berada di lokasi, termasuk pengemudi GrabCar, melakukan pemukulan terhadap DC. Padahal, kendaraan tersebut sebelumnya telah dinyatakan hilang oleh pemiliknya yang tercatat sebagai debitur WOM Finance.

Akibat insiden tersebut, pihak DC melaporkan kejadian pemukulan ke Polrestabes Medan. Mereka menegaskan bahwa aktivitas penarikan dilakukan sesuai prosedur hukum dan bukan tindakan ilegal.

“Kami kan kerja, Bang. Kami bayar pajak ke negara. Kalau kami ilegal, seharusnya negara tidak terima pajak kami,” ujar salah satu DC kepada awak media.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya edukasi publik terkait prosedur penarikan kendaraan fidusia dan perlindungan hukum bagi petugas lapangan. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran dan kekerasan yang terjadi di lokasi.(Sigit)

Baca Juga:  Tengku Rizal Meminta Dengan Tegas Kepada Pihak Menejer Kebun Sei Putih PTPN IV Sei Putih Kecamatan Galang, Agar Pegawai PTPN IV Sei Putih Inisial LS Untuk Segera Dipecat, Lantaran Kepergok Berselingkuh Berduaan Dengan Istri Orang Didalam Rumah Dinas PTPN IV Sei Putih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *