Dugaan Tangkap Lepas di Kafe Gabe Harus Diusut Tuntas, Alex Simatupang ” Jangan Sampai Kepercayaan Publik terhadap BNN Hancur

Deliserdang // metroinvestigasinews.com

 

Mencuatnya dugaan praktik tangkap lepas dalam penggerebekan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang di Kafe Gabe, Desa Pagar Merbau, menuai sorotan dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Perjuangan Rakyat Madani Kota Medan, Alex Simatupang, S.H.

Alex menegaskan, apabila informasi mengenai adanya pengunjung yang sempat diamankan kemudian dilepaskan oleh oknum petugas benar terjadi, maka hal tersebut merupakan persoalan serius yang tidak boleh dianggap sepele. Menurutnya, dugaan tersebut berpotensi mencederai integritas penegakan hukum dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemberantasan narkotika.

“Kita mengapresiasi langkah BNN Deli Serdang yang melakukan penindakan terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkotika. Namun jika benar terdapat praktik tangkap lepas terhadap pihak-pihak tertentu, maka hal itu harus diusut secara transparan dan menyeluruh. Tidak boleh ada perlakuan berbeda di hadapan hukum,” tegas Alex Simatupang kepada wartawan, Selasa (09/06/2026).

Menurut Alex, isu yang berkembang di tengah masyarakat mengenai dugaan adanya sejumlah orang yang dilepaskan setelah diamankan harus dijawab secara terbuka oleh pihak berwenang agar tidak menimbulkan spekulasi liar dan menurunkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

“Jangan sampai muncul persepsi bahwa hukum hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas. Jika memang tidak ada tangkap lepas, maka BNN harus mampu menjelaskan secara terang-benderang berdasarkan fakta dan data. Sebaliknya, apabila ditemukan adanya pelanggaran prosedur atau penyalahgunaan wewenang, maka oknum yang terlibat wajib diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Alex juga menilai bahwa pemberantasan narkotika membutuhkan komitmen dan integritas tinggi dari seluruh aparat penegak hukum. Oleh karena itu, setiap dugaan penyimpangan harus ditindaklanjuti secara objektif demi menjaga marwah institusi negara.

Baca Juga:  Wau...!!! Dugaan Kadus Berinisial W Pemotongan Dana BLT Desa Galang Suka, Menganiaya Oknum Wartawan Media Online Metroinvestigasinews.com

“Perang melawan narkoba tidak akan pernah berhasil apabila masih ada dugaan permainan di lapangan. Aparat yang diberi kewenangan memberantas narkoba harus menjadi garda terdepan yang bersih dan tidak boleh sedikit pun bermain-main dengan hukum,” katanya.

Lebih lanjut, Alex mendesak agar dilakukan pemeriksaan internal oleh BNN Provinsi Sumatera Utara maupun pengawasan dari instansi terkait terhadap seluruh proses penggerebekan yang dilakukan di Kafe Gabe. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan tidak ada pelanggaran prosedur maupun tindakan yang berpotensi mengarah pada praktik penyalahgunaan kewenangan.

“Kami meminta agar dilakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap operasi tersebut. Jika tudingan masyarakat tidak benar, maka nama baik institusi harus dipulihkan. Namun jika ditemukan fakta adanya pelanggaran, maka harus ada tindakan tegas tanpa pandang bulu. Transparansi adalah kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Alex menambahkan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan kepastian hukum dan informasi yang jelas terkait setiap penegakan hukum yang dilakukan aparat negara. Karena itu, seluruh pihak diharapkan menghormati asas praduga tak bersalah sambil menunggu adanya klarifikasi dan hasil pemeriksaan yang objektif dari pihak berwenang.

“Jangan ada yang ditutupi, masyarakat berhak mengetahui kebenaran. Negara harus hadir memastikan bahwa penegakan hukum berjalan adil, profesional, dan bebas dari kepentingan apa pun,” pungkas Alex Simatupang.(T.Afrijal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *