Medan // metroinvestigasinews.com
Dengan modus tangki tambahan (baby tank), belasan unit mobil Toyota Inova disulap mafia minyak melakukan pengisian BBM bersubsidi SPBU di Jalan Medan–Binjai, Paya Geli, Kecamatan Sunggal.
Solar bersubsidi tersebut diduga dikumpulkan untuk disetorkan ke sebuah gudang di Jalan Beringin Pasar X Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, yang disebut-sebut milik seseorang bernama Tomas.
Pantauan dilokasi SPBU, salah seorang supir mengakui solar yang diangkutnya akan dibawa ke gudang milik Tomas. “Gudang Tomas bang,” ujar pria berinisal A, Kamis (12/3/2026).
Pria itu juga mengaku mobil yang dikemudikannya sudah dimodifikasi sehingga mampu mengangkut sekitar 500 liter solar subsidi. “Full 500 liter, ini baru belanja sekitar Rp1.100.000,” akunya.
Menurut pengakuannya, lokasi gudang penampungan solar tersebut sudah beberapa kali berpindah. Awalnya berada di Jalan H. Anif, kemudian dipindahkan ke Jalan Seruwai, sebelum akhirnya berada di Pasar X Helvetia seperti saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, A kemudian menghubungi seseorang yang disebut sebagai Tomas dan memberikan akses komunikasi kepada awak media. Melalui sambungan telepon, pria yang mengaku Tomas menyatakan bahwa solar tersebut adalah miliknya.
Ia bahkan mengaku sebagai mantan narapidana teroris (napiter) dengan nada bangga. “Ya apa itu bang, saya dari ex napiter bang, petunjuk bang,” ucapnya.
Tak hanya itu, pria tersebut juga meminta agar aktivitas mereka dapat berjalan lancar di lapangan. “Bantu-bantu juga anggota ku di lapangan ya,” pintanya.(Sigit)












