Tanah Karo // metroinvestigasinews.com
Situasi di Laucimba Kabanjahe saat ini sungguh sangat miris dan tidak baik – baik saja dikarenakan Kabupaten Karo yang dikenal sebagai salah satu Daerah Tujuan Wisata ( DTW ) di Sumatera Utara, yang menjunjung adat dan budaya serta kerukunan dalam beragama, kini mulai terkikis dengan adanya maraknya peredaran narkoba.
Tentu pemandangan tersebut sangatlah merusak nama baik Kabupaten Karo yang terkenal sebagai Daerah Tujuan Wisata.
Tidak bisa dipungkiri lagi apabila masyarakat khususnya yang tinggal di seputaran Lau cimba Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Tanah Karo, merasa resah dan khawatir dengan kondisi tersebut.
Salah seorang warga Laucimba Kecamatan Kabanjahe megeluhkan situasi ini kepada awak media, Ia mengatakan,
“Kami sebagai orang tua sangatlah khawatir dengan anak-anak kami, kenapa tidak ada perhatian dari Aparat Keamanan khususnya Polres Tanah Karo dan Bupati / Wakil Bupati Karo selaku pemegang tampuk pimpinan di Bumi Turang ini, pemuka Adat dan Agama, mana kepedulian mereka…??! cetus Bapak dengan nada kecewa.
Sementara temannya bermarga Tarigan juga menimpali, Ia juga mengatakan, tidak salah apabila masyarakat Karo saat ini bertanya – tanya ada apa dengan Pemerintahan Kabupaten Karo dan pihak APH, mengapa mereka seakan tidak mendengar dan melihat maraknya peredaran narkoba diduga pemasoknya atau BD sabu pria berinisial Tanta dengan membagi barang haram tersebut di markas bolon yang percisnya di kandang ayam laucimba Kecamatan Kabanjahe.
Terpisahnya awak media konfirmasi melalui telpon seluler whatshap kepada Kapolres Tanah Karo perihal dugaan peredaran narkoba yang dikendalikan BD sabu pria berinisial Tanta, Senin (02/01/2026)
Namun sangat disayangkan hasil konfirmasi awak media tidak mengangkat telpon seluler whatshap, sehingga berita ini diterbitkan.(Sigit)








