Medan // metroinvestigasinews.com
Mentri Imipas RI Bapak Komjend Agus Adrianto Terus dan secara Konsisten Melakukan Renovasi dan Inovasi untuk menciptakan Kementerian Imigrasi Dan Kemasyarakatan menjadi Lebih baik.
Program Pembentukan SDM yang profesional dan Integritas menjadi target Pak Mentri dalam melakukan perbaikan ke semua lini di Tubuh Kementrian yang ia Pimpin.
Namun Harapan serta cita -cita pak Mentri tersebut tidak terindahkan diduga Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Tanjung Gusta Medan yang masih melakukan praktik haram dari dalam Rutan ( Rumah Tahanan Kelas 1 Medan.
Tim investigasi mendapati informasi dari dalam Rutan bahwa Zero HP itu tidak bener terjadi dari dalam Penjara Rutan Kelas 1 Medan, bahkan ada beberapa Nama di antara Warga binaan yang berada diduga sana masih bebas mengendalikan Narkoba di dalam Jeruji Besi.
Awak media menerima keterangan dari Narasumber yang kurang bersedia di sebut kan indentitas aslinya, sebut saja( RM) 42 Tahun , yang sampai sekarang ini berada dalam ruang lingkup Rutan Kelas 1 Medan sebagi Napi, dengan tegas menyebutkan pada awak media, .
RM katakan bahwa peraktik Pungli masih lazim terjadi untuk jual beli kamar pengurusan (PB) dan lain sebagainya masih menjadi kebiasaan di sini bang ungkap( RM) ketika awak media melakukan kunjungan di Rutan 1 Medan pada Senin 2 Februari 2026 .
Masih di jelaskan RM selain itu di Rutan kelas 1 Medan melalui pegawai secara sengaja memberikan Fasilitas kepada WBP yang mau memberikan diduga Setoran sejumlah uang kepada mereka Pejabat Rutanlah bang-
Misalnya bang ada di sini WBP pria berinisial Mohan penghuni Blok Vll yang sangat bebas mengunakan Handphone dan mendapatkan Fasilitas di dalam ini bahkan di sinyalir Mohan yang sekarang ini menjalankan bisnis Narkoboy di dalam ini bang, istilahnya kalo kami bilang di dalam ini, yang punya bendera tandas RM dalam wawancara singkat pada siang itu.
Informasi yang kami dapatkan merupakan informasi yang sungguh mencenagang kan bagi kami sebagai awak media. pasalnya Rutan yang kami anggap sebagai Rumah Binaan bagi para Narapidana ternyata tidak sebaik yang di anggap oleh masayarakat Luas.
Terpisah awak media meminta keterangan konfirmasi oleh pihak Ruatan melalui Bidang Humas Rutan kelas 1 Medan,
“pihak Rutan tidak membenarkan informasi yang kami dapatkan.(Sgt)












