Tanah Karo // metroinvestigasinews.com
Dugaan maraknya peredaran narkoba di wilayah Laucimba, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, kini menuai sorotan tajam dari berbagai pihak.
Aktivis hukum sekaligus Ketua LSM LIBERAL, Alex Simatupang, S.H, angkat bicara dan mendesak Polda Sumatera Utara untuk segera bertindak tegas memburu serta menangkap bandar narkoba yang diduga beroperasi bebas di wilayah tersebut.
Alex menegaskan, Kabupaten Karo selama ini dikenal sebagai Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang menjunjung tinggi nilai adat, budaya, dan kerukunan beragama.
Namun citra tersebut dinilainya kini terancam rusak akibat maraknya peredaran narkoba yang semakin meresahkan masyarakat.
“Situasi di Laucimba saat ini sangat memprihatinkan.
Peredaran narkoba yang semakin marak telah menimbulkan keresahan mendalam di tengah masyarakat, khususnya para orang tua yang khawatir terhadap masa depan anak-anak mereka. Ini tidak boleh dibiarkan,” tegas Alex Simatupang, S.H kepada wartawan, Selasa (03/02/2026).
Menurut Alex, dugaan adanya bandar narkoba berinisial Tanta yang disebut-sebut menjadikan kandang ayam di wilayah Laucimba sebagai markas distribusi sabu, harus segera ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum.
“Kami mendesak Kapolda Sumut dan Direktorat Narkoba Polda Sumut agar segera turun langsung ke lapangan, melakukan penyelidikan mendalam, serta menangkap bandar dan seluruh jaringannya. Perang terhadap narkoba adalah harga mati,” ujarnya dengan nada tegas.
Lebih lanjut, Alex juga menyoroti minimnya respons dari aparat penegak hukum di daerah, khususnya Polres Tanah Karo, atas laporan dan keluhan masyarakat.
Kondisi tersebut dinilai dapat menggerus kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Jika aparat di tingkat daerah tidak mampu menangani persoalan serius ini, maka sudah seharusnya Polda Sumut mengambil alih penanganan perkara agar penegakan hukum berjalan maksimal dan transparan,” tambahnya.
LSM LIBERAL, kata Alex, berkomitmen untuk terus mengawal persoalan ini hingga tuntas, bahkan siap melaporkan ke Mabes Polri dan lembaga pengawas lainnya apabila tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat.
Ia berharap, penindakan tegas terhadap jaringan narkoba di Kabupaten Karo dapat memulihkan rasa aman masyarakat serta menjaga marwah daerah sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman, dan bermartabat.(Sigit/Tim)












