Percut Seituan // metroinvestigasinews.com
Tampaknya sorotan Pemerhati Sosial dan Lembaga Pemerhati Kinerja Pejabat Publik sedang gencar menyoroti pemerintah di-Kecamatan dan Desa tembung yang sedang hangat di bicarakan,Selasa (30/12/2025)
Maraknya berita yang kini menjadi perhatian warga Desa tembung’ umumnya Kecamatan Percut sei tuan. kini pelayanan terhadap masyarakat tengah menjadi babak baru untuk di bahas.
Sebelumnya LSM LiRA juga aktif sebagai control sosial , dengan munculnya spekulasi publik terhadap pemberitaan Relokasi PKL di jalan pasar 3 Desa Tembung yang mendapat respon pro dan kontra di tengah -tengah warga masyarakat kecamatan Percut seituan.
Tak sedikit komentar- komentar pedas yang di tujukan kepada pemerintah baik Kecamatan, kepala Desa dan kepling menyangkut kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang di lakukan oleh pihak pemerintahan Deli serdang ini.
Indikasi pungli serta lambatnya responsif pemerintah Desa dan penolakan masyarakat terhadap kebijakan yang di pandang tidak berpihak terhadap kepentingan warga , menjadi komplek persoalan sosial yang terjadi antara Pemerintah dan Masyarakat.
LSM LiRA mereaksi situasi ini ” FR.Nasution melihat , ini merupakan kegagalan terhadap Pemerintah desa itu sendiri yang kurang merakyat dan bahkan sangat jarang melakukan sidak untuk melihat langsung kondisi warganya di lapangan.
Jika semua Pejabat di Tingkat Desa saja hanya menunggu Bola di ruangan yang ber AC tanpa terjun secara langsung ke tengah warganya, ini jelas bukan pelayan masyarakat tapi simbol kekuasan atau dinasti namanya , ujar Bung FR.Nasution.
Di tambahkan nya ‘ bahwa peran kepala Desa itu tidak hanya bertugas sebagai pemimpin, namun mampu membina ketentraman, ketertiban dan bisa menjadi pelindung terhadap warga nya .
Kami sebagai pemerhatj kinerja pemerintahan, kecewa! melihat situasi yang baru ini terjadi, di mana seorang kepala Desa Tembung lambat melakukan langkah preventif atas isu sosial yang berkembang, justru pernyataan yang terkesan Anomali menjadi bola panas bagi masyarakat saat ini.
Kader LSM LiRA Bung Fr.Nasution dalam wawancaranya mengingatkan kepada Kecamatan dan Kepala Desa tembung untuk lebih merakyatlah, jangan fobia akan keritik serta masukan saran, sekarang ini Jaman demokrasi , bukan viodalis. antara masyarakat dan pemerintah harusnya Harmonis, sehingga kedepan Program -Program pokok pemerintah dapat di terima oleh warganya. jangan sok jadi Rajalah , ingat Suara Rakyat adalah Sura Tuhan, kalian di gaji dari sumber pajak Rakyat , sudah wajib rasanya seorang pemimpin desa itu memberikan pelayanan yang baik, bukan haus degan penghormatan dan Gengsi tinggi tandas
FR.Nasution.
Terpisah Awak media mengkonfirmasi Kepala Desa Tembung Bapak Misman Puteh terhadap Sindiran keras LSM LiRA terhadap kinerjanya ” Kades tembung tidak menanggapi narasi pemberitaan yang awak media kirimkan, hanya menjelaskan Segelintir sejarah singkat Perjuangan tentang Alun-alun Desa yang saat ini akrab di bicarakan warganya.
Kades menuturkan bahwa kontribusi Keluarga serta orang-orang terdekatnya begitu besar terhadap sarana olahraga yang ada sekarang ini, mana mungkin saya tidak berjuang untuk lapangan olahraga tersebut,” jawaban singkatnya pada jurnalis melalui pesan Whatsap nya.(RN)






