Daerah  

Ngeri Kali Bah…!!! Diduga Kasiop Satpol PP Kota Medan Pungli Ratusan PKL Seputaran Jalan Dr Mansyur Kampus USU

Medan // metroinvestigasinews.com

 

Dugaan Pungutan Liar (Pungli) Jatah Preman “Japrem” yang diberikan oleh para Pedagang yang berjualan di lokasi jalan Dr Mansyur seputaran kampus USU Provinsi Sumatera Utara. menggemparkan jagat raya. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Medan diduga melakukan pungutan pedagang kaki lima (PKL) agar bisa berjualan.

Sebagian masyarakat mungkin menganggap pedagang kaki lima (PKL) yang dibersihkan agar tertata rapi itu bagian dari hasil razia tim penegak Perda Kota Medan. Padahal, ini malah sebaliknya, ada dugaan para pedagang kaki lima (PKL) menyetor perbulan nya kepada Petugas Satpol PP Kota Medan agar pedagang nya tidak ditertibkan.

Berdasarkan dari informasi dari warga saat melintasi jalan seputaran pedagang kaki lima (PKL) kita duga oknum petugas Satpol PP datang menghampiri ke PKL yang percisnya dari awal didepan kampus USU sebelah kiri sampai didepan RS USU. Diduga anggota petugas Satpol PP pakai jacket mengambil setoran perbulan ke setiap PKL tersebut. Apabila tidak ada pungli di pedagang kaki lima (PKL) ditertibkan agar kota Medan dipandang lebih rapi dan bersih,”Ucap Siti nama panggilan warga.

“Dari keterangan narasumber yang enggan menyebut namanya kepada awak media, Ia bg diduga petugas Satpol PP Kota Medan tiap bulannya datang menghampiri diduga ratusan PKL yang berjualan disepanjang jalan mereka mengambil uang setoran perbulan.Kalau mereka tidak menyetor maka PKL akan ditertibkan oleh tim lain.

“Terpisahnya awak media konfirmasi melalui pesan singkat WA ke Kasiop Satpol-PP Kota Medan mengenai dugaan pungli ratusan PKL disepanjang jalan Dr Mansyur, Kamis (28/05/2026) Pagi.

“Tidak ada saya yg dituduhkan seperti diatas bg…Terima Kasih atas informasi nya bg,”Ungkap Kasiop Satpol-PP Kota Medan.(Sigit)

Baca Juga:  Luar Biasa ! Diduga Seruan Aksi Demonstrasi Di Kantor Bupati Deli Serdang Ada Unsur Politik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *